• home
Home » » PEMANFAATAN HEWAN DAN TUMBUHAN

PEMANFAATAN HEWAN DAN TUMBUHAN

Pada umumnya, yang sering kita manfaatkan dari hewan adalah dagingnya. Hewan yang dimanfaatkan dagingnya biasanya diternakkan. Bagian tubuh hewan lain yang sering dimanfaatkan manusia adalah kulitnya. Harimau diburu karena kulitnya dapat dijadikan bahan tas, sepatu, dan produk lainnya.Karena perburuan liar,  harimau jawa sudah dianggap punah karena sampai saat ini sudah tidak ditemukan lagi. Manusia pun mengambil bagian tubuh lainnya yan dipercayai sebagai obat. Selain kepunahan, akibat lainnya adalah terjadinya ketidakseimbangan lingkungan.Selain harimau, hewan yang sering diburu oleh manusia adalah ular. Sama seperti harimau, bagian yang dimanfaatkan ular adalah kulitnya.Kulit tersebut dimanfaatkan untuk bahan tas, pakaian, dan ikat pinggang. Selain itu, ular sering diburu karena ada bagian ular yang berkhasiat menyembuhkan penyakit.
Jika ular terus diburu, akan terjadi ketidakseimbangan lingkungan. Makanan ular adalah tikus. Jika ular yang memakan tikus berkurang, jumlah tikus akan melimpah. Hal ini akan merugikan petani. Karena tikus merupakan hama yang memakan padi. Biasanya, hewan yang sering dimanfaatkan manusia adalah yang memiliki ciri khas. Contohnya, gading pada gajah,Karena ciri yang khas tersebut hewan dapat punah.
Selain hewan, tumbuhan pun sering dimanfaatkan manusia. Pemanfaatan yang berlebihan dan tanpa pelestarian kembali, memengaruhi keseimbangan lingkungan. Pemanfaatan kayu untuk berbagai keperluan secara berlebihan dapat menyebabkan gundulnya beberapa wilayah hutan di Indonesia. Kayu-kayu ditebang menggunakan gergaji mesin. Berbeda dengan zaman dahulu yang hanya menggunakan gergaji biasa. Hal ini akan semakin mempercepat kerusakan lingkungan. Begitu juga pembakaran hutan untuk lahan pertanian ,Hal tersebut menyebabkan hilangnya beberapa jenis tumbuhan tertentu. Selain itu, banyak sekali hewan yang kehilangan tempat tinggal dan berpindah ke tempat yang lain. Jika tempat baru yang ditempati hewan tersebut tidak cocok, hewan tersebut dapat mati. Semua hal tersebut akan menyebabkan perubahan dan ketidakseimbangan lingkungan.Oleh karena itu, pemanfaatan sumber daya alam hayati harus sesuai dengan kebutuhan dan tidak berlebihan. Alangkah lebih baik jika kamu dapat mengembalikan keseimbangan lingkungan seperti sebelum kita memanfaatkannya.

0 komentar:

Poskan Komentar